Skorsing MUBES IAI Al Qolam

0
19
views

Sabtu, 21 April 2018_ Musyawarah Besar Mahasiswa IAI Al-Qolam dicabut skorsingnya pada jam 9.30 WIB. Acara yang bertepatan dengan Hari Kartini tersebut merupakan kelanjutan dari hari sebelumnya, dikarenakan keharusan seluruh mahasiswa IAI Al-Qolam mengosongkan kampus pada pukul 17.00.

Sidang Pleno ke III terkait dengan pembahasan AD/ART Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) IAI Al-Qolam yang dipimpin oleh Abukhori yang pada beberapa kesempatan sempat pula digantikan oleh saudari Thobir. Ada beberapa opsi yang dilontarkan oleh para peserta Mubes, daintaranya opsi saudara Jihad dari Jurusan Tadris Bahasa Indonesia yang telah bertentangan dengan opsi dari Syifa’ur Romli sebagai perwakilan peserta aktif Mubes dari Lembaga Dakwah Kampus (LDK). Draf Mubes pada BAB VI tentang Keanggotaan Pasal 13 yang menyatakan bahwa “BEM IAI AL-QOLAM beranggotakan seluruh mahasiswa Institut Agama Islam Al-Qolam” menurut Jihad harus terdapat penambahan item sehingga berbunyi “BEM IAI Al-Qolam beranggotakan seluruh Mahasiswa aktif Institut Agama Islam Al-Qolam.” Penambahan item ini disepakati seluruh peserta ketika rasionalisasi yang diberikan cukup memuaskan dan mendapatkan 3 Afirmasi.

 Selain itu, Struktur Organisasi pada BAB VII Pasal 14 tentang Forum Permusyawaratan BEM juga mendapatkan perhatian khusus oleh peserta Mubes. Setelah opsi pertama dan kedua disampaikan timbul beberapa Informasi, Afirmasi, Question dan pencabutan Opsi sehingga memakan waktu cukup panjang jika dilihat pada sebuah ranah persidangan. Forum pada ruangan berAC tapi memanas ini pada akhirnya menyepakati penambahan draft pada pasal 14, sehingga pasal 14 yang pada mulanya hanya terdapat 2 pasal sekarang terdapat 3 pasal.

 Persidangan dilanjutkan dengan Laporan Pertanggung Jawaban oleh BEM yang langsung disampaikan oleh Wadudulloh selaku Presma periode 2017/2018 dan dipimpin oleh Herwiningsih selaku Ketua DPM periode 2017/2018. Meski persidangan pada saat itu sempat tertunda beberapa menit karena keterlambatan pengurus BEM namun LPJan ini berjalan dengan baik dan dapat diterima oleh semua peserta Mubes meski terdapat beberapa kritik dan pertanyaan.

Hingga akhir dari persidangan yang ke V, tentang Tatib Pemilihan KPUM (Komisi Pemilihan Umum Mahasiswa) peserta Mubes tetap berada pada kondisi yang tenang dan dapat dikendalikan. Pendelegasian anggota KPUM oleh peserta aktif dilakukan dengan beberapa syarat :

  1. Bertaqwa kepada Allah SWT
  2. Terdaftar sebagai Mahasiswa IAI Al-Qolam
  3. Mampu secara jasmani dan rohani
  4. Calon anggota KPUM minimal sedang berada pada semester 2 dan maksimal semester 6.
  5. Selama menjabat menjadi KPUM tidak boleh menjabat di organisasi BEM dan DPM selama KPU periode kedepan.

Beberapa nama yang dicalonkan akan menghadapi ujian kelayakan oleh DPM IAI Al-Qolam pada beberapa hari yang akan datang. Acara ditutup do’a bersama yang dipimpin oleh saudaara Samuri. Setelah acara ini selesai dia berharap tidak atau permusuhan atau kerenggangan silaturrahmi pada antar perserangan maupun kelompok. (red/sa’adah)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here