Hasil Survei Untuk Kelas Advanced English B

Muhammad Hilal
[Dosen IAI Al-Qolam Malang]

Kelas ini adalah program Pusat Bahasa Asing (PBA) IAI Al-Qolam Malang yang dilaksanakan selama seminggu sekali. Seperti terlihat dari namanya, kelas ini diperuntukkan bagi mahasiswa yang dianggap sudah memiliki dasar cukup baik dalam keterampilan berbahasa Inggris. Selain kelas ini, terdapat pula Intermediate English dan Beginner English.

Selama semester genap ini, Kelas Advanced English B telah dilaksanakan secara daring, menyusul persebaran wabah COVID19 yang memaksa semua perguruan tinggi menutup kampusnya. Kelas daring itu sudah berjalan selama separuh semester, itu berarti kurang lebih 3 bulan.

Untuk mengevaluasi perjalanan perkuliahan secara daring itu, saya menyebarkan angket kepada mahasiswa untuk mengetahui penilaian mereka untuk perkuliahan selama separuh semester itu dan untuk mendapat masukan dari mereka mengenai perkuliahan paruh semester berikutnya. Dari 27 orang anggota kelas, terdapat 22 orang yang merespons survei yang saya sebarkan. Survei disebarkan secara daring, dengan menggunakan Google Formulir yang diatur hanya bisa diakses oleh anggota kelas melalui email Al-Qolam masing-masing.

Ini sebenarnya hanyalah survei kecil-kecilan yang fungsinya hanyalah praktis belaka. Jadi tujuannya sangat spesifik, yakni agar perkuliahan kelas ini bisa berjalan dengan lebih baik, tanpa pretensi agar hasil survei ini digunakan untuk kelas perkuliahan lain. Sama sekali tidak ada pretensi seperti itu.

Video Sebagai Bahan Kuliah

Selama perkuliahan kemarin, saya sama sekali tidak menggunakan video sebagai media belajar. Yang saya gunakan sebagai bahan hanyalah sebuah tautan berita berbahasa Inggris, kemudian sebuah rekaman suara, dan sisanya hanyalah tugas-tugas ringan untuk dikerjakan oleh mahasiswa.

Kenapa tidak menggunakan video? Sebab ada peringatan dari atasan agar menghindari bahan-bahan kuliah yang terlalu boros paket data, di antaranya adalah video. Hal itu ‘dikhawatirkan’ akan memberatkan mahasiswa, kata pak atasan itu. 

Forms response chart. Question title: 2. Apakah Anda keberatan secara kuota internet jika media video digunakan sebagai bahan ajar kuliah bahasa inggris ini?. Number of responses: 22 responses.
Gambar I

Kata ‘dikhawatirkan’ saya beri tekanan khusus sebab tidak ada kepastian apakah media video itu benar-benar memberatkan bagi mahasiswa ataukah tidak. Setelah saya survei mahasiswa di kelas sendiri–ingat, ini hanya mahasiswa di kelas saya–hasilnya adalah sebagai berikut.

Sebanyak 9 orang (40,9%) menyatakan tidak keberatan jika bahan kuliahnya berupa video. Itu artinya, dia tidak kesulitan secara akses internet atau tidak kekurangan kuota internet. Adapun jawaban agak keberatan diberikan oleh sejumlah 8 orang (36,4%); 4 orang (18,2%) menjawab keberatan; dan sisanya (4,5%) menjawab sangat keberatan jika bahan kuliahnya berupa video.

Dengan pertimbangan yang sama, saya juga mengajukan pertanyaan mengenai kuliah melalui video conference: “Menurut Anda, apakah kuliah melalui video conference (Zoom, Google Meeting, dll.) terasa memberatkan atau tidak secara jaringan/kuota internet?” Hasilnya mudah ditebak. 63,6% (14 orang) mahasiswa menjawab keberatan, 8 orang sisanya (36,4%) menjawab tidak keberatan.

Forms response chart. Question title: 5. Menurut Anda, pakah kuliah melalui video conference (Zoom, meet google, dll.) terasa memberatkan atau tidak secara jaringan/kuota internet?. Number of responses: 22 responses.
Gambar 2

Dengan hasil ini, saya memutuskan tidak akan memberikan mereka materi berupa video untuk ditonton. Meskipun ada beberapa mahasiswa yang mengaku tidak keberatan menonton bahan berupa video, tapi jumlah orang-orang yang terbilang agak keberatan cukup banyak, akan lebih banyak lagi jika ditambah yang keberatan dan sangat keberatan.

Demikian pula, paruh semester berikutnya tidak akan ada kuliah  melalui video conference.

Di beberapa kesempatan, mungkin nanti akan diberikan beberapa saran agar menonton video tertentu. Tapi itu hanya berupa saran saja, dan isinya bisa pula dilihat di beberapa web. Kita tahulah, di zaman sekarang banyak remaja yang lebih memilih menonton video daripada baca teks. Jika sebagian mahasiswa itu kelebihan kuota dan lebih suka menonton video, tentu bahan itu akan cukup berguna. 

Bagaimana dengan sebagian mahasiswa yang kekurangan kuota untuk menonton video? Maka alternatifnya adalah membaca teks. Untuk bahan materi, saya sebetulnya lebih merekomendasikan agar mereka membaca teks saja daripada menonton video. Penelitian menunjukkan bahwa baca teks lebih membekas daripada menonton video.

Penugasan

Paruh semester kemarin, saya berusaha meminimalisasi penugasan kepada mahasiswa. Kalaupun ada tugas, saya usahakan agar tugasnya ringan-ringan saja. Ukuran ringan ini: bisa dikerjakan dalam waktu singkat dan tidak perlu sibuk mencari referensi.

Kenapa harus seperti itu? Karena saya beranggapan bahwa tugas kuliah yang harus mereka kerjakan dari dosen lainnya sangatlah banyak. Kita tahulah, hampir setiap dosen memberikan tugas di setiap mata kuliah yang mereka ampu. Dengan demikian, jika mereka mendapat 10 mata kuliah di semester ini, maka terdapat 10 tugas yang harus mereka kerjakan selama seminggu. Itu kejam sekali!

Forms response chart. Question title: 3. Selama kuliah online ini, banyak sekali tugas yang diberikan dosen. Apakah Anda keberatan jika di mata kuliah bahasa inggris ini juga terdapat penugasan untuk Anda?. Number of responses: 22 responses.
Gambar 3

Faktanya kurang-lebih memang begitu, tapi apakah mahasiswa keberatan mendapat tugas sebegitu banyak, itu perlu penjaringan opini. Untuk itulah saya mencantumkan pertanyaan mengenai tugas kuliah Bahasa Inggris ini. Dan hasilnya cukup mengejutkan.

Dari 22 responden yang menjawab pertanyaan “Apakah Anda keberatan jika di mata kuliah Bahasa Inggris ini juga terdapat penugasan untuk Anda?”, 71,7% (16 orang) menjawab tidak keberatan, sedangkan sisanya (27,3%) menjawab keberatan. Lebih dari separuhnya menjawab tidak keberatan.

Ini artinya apa? Ada beberapa kemungkinan. Kemungkinan pertama, mahasiswa sebetulnya menyadari bahwa tugas kuliah adalah intisari dari kuliah daring. Tanpa menggarap tugas, mereka akan merasa bahwa kuliah daring tidak ada gunanya. Apa gunanya kuliah daring kalau ternyata-ternyata bahan-bahannya sebenarnya sudah bisa didapat melalui Google?

Kemungkinan kedua, penugasan ringan yang sudah saya berikan tidak terasa membebani mereka. Tugas-tugas ringan itu adalah cara yang cukup tepat untuk mendalami materi yang hendak mereka pelajari dalam studi bahasa Inggris. Sehingga, asalkan tugasnya ringan maka penugasan-penugasan berikutnya bukanlah masalah besar bagi mereka.

Forms response chart. Question title: 4. Jika Anda tidak keberatan diberikan tugas kuliah, tugas macam apakah yang paling Anda pilih? (Bagi yang menjawab "ya" di soal nomor 3, pertanyaan ini boleh tidak dijawab). Number of responses: 16 responses.
Gambar 4

Untuk mengantisipasi dua kemungkinan itu, saya memberikan pertanyaan lanjutan: “Jika Anda tidak keberatan diberi tugas kuliah, tugas macam apakah yang paling Anda pilih?” Jawabannya dipilih berdasarkan beberapa tugas ringan yang sudah saya berikan di paruh semester kemarin, dengan ditambah pilihan terbuka yang bisa responden tulis sendiri. Beberapa tugas ringan itu adalah (1) Listening for a video or recording, (2) taking a picture and describing it in English, (3) spelling/pronunciation by sending a sound recording, dan (4) writing.

Hasilnya adalah: pilihan terbanyak diberikan kepada tugas writing, yakni oleh  37,6%  (6 orang) responden. Pilihan terbanyak kedua diperoleh tugas spelling/pronunciation by sending a sound recording, yakni dipilih oleh 25% (4 orang) responden. Sebanyak 18% responden (3 orang) memilih tugas listening for a video or recording. Adapun tugas taking a picture and describing it in English hanya dipillih oleh 6,3% responden (1 orang).

Sisanya memilih pilihan lain dan menuliskan sendiri tulisannya. Pilihan-pilihan lain itu adalah (1) “seperti di Youtube, Pak,” (2) all of it, dan (3) “macam-macam, bisa menulis, mengarang, dan lain-lainnya, yang penting tidak banyak-banyak.

Dengan hasil di atas, bisa disimpulkan bahwa tugas writing adalah favorit mahasiswa Kelas Advanced English B ini. Paruh semester kedua ini akan diwarnai beberapa tugas kuliah writing yang didesain sedemikian rupa agar tidak terlalu memberatkan mahasiswa.

Aspirasi

Untuk menjaring asprasi mahasiswa, saya meminta mereka untuk memberi saran agar perkuliahan di paruh semester berikutnya bisa berjalan dengan lebih baik. Berikut ini akan saya kutip secara verbatim saran-saran mereka di bawah ini. Saya melakukan editing seperlunya agar tulisannya “layak baca”.

  • Untuk pembelajaran pada matkul PBA B. Inggris ini menurut saya sudah cukup baik, di mana setiap pertemuan terdapat tugas yang harus dikerjakan oleh mahasiswa. Saran saya untuk ke depannya, mungkin 2 minggu sekali bisa diberikan sedikit materi untuk dipelajari mahasiswa.
  • Untuk tugasnya jangan berat-berat, Gus.
  • Memberikan materi B. Inggris.
  • Saya rasa jangan memberikan tugas listening seperti kemarin. Lebih enak menerjemahkan saja, karena kita tidak boleh berpikir keras yang nantinya akan menurunkan imun tubuh.
  • Untuk meningkatkan perkuliahan dalam kondisi pandemi seperti ini, saya rasa untuk ke depannya ada sistem pembelajaran online yang bisa membuat mahasiswa benar-benar bisa mendapatkan ilmu dan penjelasan langsung.
  • Lebih diringankan lagi pembelajarannya, karena setelah saya perhatikan dari awal perkuliahan online ini setiap minggunya pasti tugas yang diberikan terusi-menerus, sampai banyak tugas yang menumpuk. Alhasil, banyak teman-teman yang mengeluh dan banyak tugas yang dibiarkan terbengkalai, bahkan ada teman saya sendiri yang tidak mengerjakan tugas sama sekali dari awal sampai sekarang. Putus asa mungkin dianya 😅 Dan juga mahasiswa Pontianak yang lagi pulang karena covid19 yang rumahnya masih sulit sinyal internet, semoga bisa mendapatkan keringan.
  • Sebaiknya dosen melakukan kewajibannya dengan memberikan materi kepada mahasiswa/i.
  • Saya berharap wabah pandemi ini segera berakhir agar bisa melaksanakan pembelajaran dengan baik. Karena [di] kuliah online ini ada mungkin beberapa materi yang kurang jelas, dan saya berharap dosen dapat menjelaskan dan menyampaikan materi dengan baik dan sangat jelas agar mahasiswa bisa memahami materi dan mengerjakan ujian dengan mudah. Mohon maaf apabila sedikit menyinggung dan terima kasih atas ilmunya y[an]g sudah diberikan. Saya yakin dosen juga kesulitan dengan adanya kuliah daring ini.
  • Mungkin sebaiknya dosen ketika memberikan materi berupa [artikel] jurnal sebaiknya juga disertakan rekaman penjelasan apa maksud dari materi tersebut.
  • Saran untuk sistem pengembangan proses kuliah lebih lanjut, menurut saya bukan hanya tugas saja yang diberikan pada mahasiswa, akan tetapi diselingi dengan sedikit teori-teori atau pembahasan seperti halnya dalam bentuk file, [artikel] jurnal, atau bisa berupa PPT tentang materi yang akan dibahas, dan juga diadakannnya diskusi karena jika pada pembahasannya ada yang tidak mengerti bisa didiskusikan secara bersamaan. Biasanya bapak atau ibu dosen memberi ruang sendiri yang khusus untuk diskusi atau kalau tidak begitu bisa didiskusikan melalui kolom komentar yang bisa dibaca oleh semua mahasiswa yang ada dalam kelas advance[d]. Mungkin ini sedikit saran dari saya. Mohon maaf jika ada kesalahan dari pengucapan. Sekian terima kasih 😁🙏
  • Sarannya saya untuk matkul Bahasa Inggri sudah baik dalam pembelajarannya. Untuk matkul yang lain saran saya berilah tugas disertai dengan materi sehingga mahasiswa mampu mengerjakan dengan baik, tidak memakai ilmu kira-kira. Dan berilah tugas semampu mahasiswanya. Terimakasih.
  • Selama hari-hari masuk kuliah, hampir semua mata kuliah terdapat tugas yang bisa dikategorikan sulit. Jadi harapan saya, [kelas] Bahasa Inggris ini bisa lebih have fun. Terima kasih dan maaf.
  • Untuk [kelas] Bahasa Inggris selama perkuliahan kita belum pernah mengadakan percakapan dengan menggunakan Bahasa Inggris. Mungkin it will be fun kal[au] kita dalam kelas Bahasa Inggris wajib berbicara dengan Bahasa Inggris.
  • Sekarang ini globalisasi bukanlah hal baru lagi. Banyak turis-turis datang ke pelosok. Kita tidak akan pernah tahu dengan siapa kita akan bertemu,jika sewaktu-waktu kita bertemu dengan turis. Jika turis tersebut memerlukan bantuan atau sekadar bertanya jalan, setidaknya kita bisa menjawab apa pertanyaannya karena kita sudah terbiasa melakukan percakapan di dalam kelas. Dan khususnya untuk saya pribadi, kemampuan speaking english sangat saya perlukan mengingat saya sering mempromosikan kerajinan saya kepada para pembeli asing.
  • Walaupun perkuliahan dilakukan secara online, saya rasa materi-materi yang diberikan harus tetap dijelaskan, bukan hanya diberikan lalu mahasiswa disuruh memahami sendiri. Kadangkala setiap mahasiswa berbeda pola pikir. Oleh karena itu diperlukan penjelasan oleh dosen untuk meluruskan pemahaman mahasiswa. Bukan juga tugas yang setiap minggu diberikan dan deadline yang singkat.
  • Menurut saya, mungkin lebih ditingkatkan spelling. Tetapi pembelajaran Bahasa Inggris semester ini banyak pengalaman tugas baru yang mana jarang diberikan oleh dosen, dan saya menyukainya.
  • Saran saya, sebaiknya tidak menggunakan aplikasi Zoom karena banyak berita yang mengatakan bahwa aplikasi Zoom tidak aman. Akan tetapi bisa menggunakan aplikasi platforms seperti Cisco Webex atau yang lainnya.
  • Cukup menyenangkan diajar oleh Pak Hilal ini. Tugasnya juga tidak begitu memberatkan seperti dosen y[an]g lain. Namun, saya agak merasa keberatan ketika [tugas] listening itu, Pak.
  • Semoga wabah ini segera berakhir, agar perkuliahan berjalan seperti sedia kala. Tidak seperti ini, yang merepotkan semua kalangan, baik dosen, mahasiswa maupun para orangtua.
  • Saran untuk proses perkuliahan ke depan yaitu: sebaiknya para dosen tidak selalu memberikan kami tugas y[an]g berisikan pertanyaan-pertanyaan y[an]g ganda ataupun banyak, yang membuat kami puyeng, karena banyaknya tugas dari setiap matkul.
  • Untuk lebih memaksimalkan materi dari pada tugas. 🙏
  • Lebih banyak memberikan materi sebelum memberikan tugas yang akan dikerjakan.
  • Menurut saya pada pembelajaran setidaknya sekali-kali kita memakai LCD atau menonton film supaya dapat meningkatkan [kemampuan] Bahasa Inggris kita.

Penutup

Kelas Advanced English B tinggal separuh semester lagi. Melihat perkembangan pademik COVID19 akhir-akhir ini, perkuliahan di paruh semester berikutnya akan tetap dilaksanakan secara daring. Penjaringan aspirasi dan opini sangat berguna untuk perkuliahan di paruh  semester berikutnya. Oleh karena itu, terima kasih  kepada  segenap mahasiswa yang meluangkan waktunya untuk mengisi survei ini.[]

Muhammad Hilal

Dosen IAI Al-Qolam. Penggemar filsafat. Penikmat kopi, buku, dan kesunyian.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.