Sejak itu Sajakku

Tulis saja apa yang ada
Meski sesak yang penting jadi sajak
Walau harus diiringi cipratan hujan
Yang terjadi tetap akan Tuhan takdirkan
Yang kemarin, lalu, lampau, yang sudah jauh terlewati
Tetap simpan dan kunci
Sematkan jari, ikrarkan janji
Bahwa setelah hari ini, seusai perpisahan
Jangan ada deras hujan.
Tapi realita bercerita kisah yang berbeda.
Sejak itu, sajakku sudah tak tersemat kata tawa.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.