Melalui “Aksi Al Qolam Peduli” Lembaga Perguruan Tinggi IAI Al Qolam Menyalurka Donasi Kepada Korban Gempa Bumi di Kab. Malang

Gambar penyaluran donasi yang diserahkan kepada petugas poslap NU peduli

Bencana gempa bumi yang terjadi pada 10 april 2021 di kab malang, hingga saat ini masih dirasakan dampaknya sampai hari ini, sehingga masyarakat yang berada di Kab. Malang khususnya daerah yang mengalami dampak materiil seperti kerusakan bangunan dan sebaginya dan tergolong kategori parah seperti wilayah Dampit, Tirtoyudo, Ampelgading dan sekitarnya masih belum bisa melaksanakan aktivitas secara normal.

Keadaan tersebut mengundang empati beberapa pihak tak terkecuali lembaga pendidikan tinggi IAI Al-Qolam Malang. Melalui aksi kemanusiaan “Al-Qolam Peduli” pada kamis, 15 April 2021 bantuan secara bertahap mulai disalurkan kepada masyarakat terdampak gempa di Kabupaten Malang. Bantuan tersebut berupa logistik kebutuhan dasar berupa sayuran dan beberapa bantuan lain. Bantuan tersebut didistribusikan langsung ke pos lapangan NU Peduli yang bertempat di desa Majang Tengah kecamatan Dampit.

“Bantuan ini berasal dari segenap civitas IAI Al-Qolam bersama segenap organisasi mahasiswa dan juga masyarakat yang tergabung dalam gerakan Al-Qolam Peduli, dalam aksi kemanusiaan ini hasil dari peggalangan dana dan juga bantuan lainya nantinya akan disalurkan ke beberapa pos relawan dan juga pada korban langsung secara bertahap” ujar Lili selaku kordinator Al-Qolam Peduli.

Gambar II : bantuan dalam bentuk sayuran

Pos lapangan Majang tengah dipilih sebagai tempat awal penyaluran bantuan karena Sebagai pos ini menjadi poros serta menopang pos lapangan Nu Peduli yang ada di dua kecamatan terdampak lainya yakni tirtoyudo dan Ampelgading. Menurut Rurid rudianto selaku salah satu tim relawan menuturkan bahwa setiap donasi yang datang akan ditampung dipos poros ini dan kemudian nantinya akan didistribusikan sesuai kebutuhan ke pos-pos lain yang membutuhkan.

Disinggung tentang kebutuhan yang paling dibutuhkan untuk saat ini beliau menambahkan bahwa untuk bantuan berupa makanan pokok sementara ini sudah mencukupi dan alangkahbaiknya para donatur yang akan menyalurkan bantuan dapat mengalihkan bentuk bantuanya.

“Untuk saat ini kami agak melonggarkan bantuan dibidang pangan karena dirasa semua korban terdampak sudah tercukupi, namun untuk saat ini kami membutuhkan banyak tenanga dan alat bangunan seperti scrop, argo, dan sejenisnya untuk membersihkan runtuham puing puing” imbuhnya.

Penulis: Moh. Sholeh

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.